Skip to content
JournalsWorldThe Global Research Discovery Platform
SCHOLARLY PUBLICATION ✓ Open Access

Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya

Mudjia Rahardjo

📖 Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton) 📅 2017-01-01

📄 Abstract

Akhir-akhir ini saya banyak terlibat dalam ujian disertasi baik pada tingkat Ujian Tertutup maupun Ujian Terbuka di beberapa perguruan tinggi. Dari pengalaman menguji tersebut, saya menemukan mahasiswa calon doktor meneliti dengan menggunakan jenis penelitian Studi Kasus, yang biasanya dijadikan nama anak atau sub-judul. Misalnya, “Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Lembaga (Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Malang, Jawa Timur)”. Ada juga yang menggunakan pendekatan Studi Multi-Kasus atau Multi-Situs, jika kasus dan situs penelitiannya lebih dari satu. Sayangnya ketika ditanya apa alasannya memilih Studi Kasus dan apa yang membedakannya dengan studi-studi lainnya, mahasiswa sering tidak bisa menjawab dengan memuaskan. Lebih-lebih jika pertanyaan diperlebar menjadi kapan sebuah penelitian disebut sebagai Studi Kasus dan apa pula ciri-cirinya, mahasiswa tampak semakin kebingungan, sehingga terkesan memilih Studi Kasus sebagai strategi penelitian hanya karena mengikuti teman-teman lain, tanpa pemahaman yang cukup. Akibatnya tujuan akhir Studi Kasus untuk memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang tema atau topik yang dikaji tidak tercapai, sehingga pekerjaan penelitian itu sia-sia. Padahal, waktu, tenaga, pikiran, dan uang telah banyak dikeluarkan untuk kegiatan tersebut. Tulisan ini akan membahas tentang konsep dan strategi melakukan penelitian Studi Kasus, agar penelitian dapat dilakukan secara efektif.

📤 Share this page

Found this useful? Share it with your network.

✓ Link copied! Paste it on ResearchGate / Academia.edu